Kamis, 28 Juni 2012 | 17:19
 |
| Kiper tim nasional Italia, Gianluigi Buffon (kanan) dan gelandang Alessandro Diamanti bersorak bersama tim setelah menang drama adu penalti atas Inggris di babak perempat final Piala Eropa 2012, Minggu (24/6/2012), di Stadion Olympic di Kiev. |
Berbicara Jerman dan Italia tak bisa lepas dari soal mental. ”Der Panzer” minimal masuk semifinal Piala Dunia dan Piala Eropa dalam kurun waktu satu dasawarsa terakhir. Sementara ”Gli Azzurri” merengkuh trofi juara dunia 2006 di tengah merebaknya kasus pengaturan laga, Calciopoli. Tak pelak, pertemuan kedua tim pada semifinal di Stadion Nasional, Warsawa, Polandia, Jumat (29/6) dini hari WIB, ibarat ajang adu kekuatan mental tim spesialis turnamen.
Saat Italia menahbiskan diri sebagai yang terbaik enam tahun silam, Jerman menjadi salah satu korban kekuatan mental Italia. Pada laga semifinal di Dortmund, Jerman, Der Panzer takluk 0-2 dari Gli Azzurri.
Ketika laga tampaknya akan berakhir dengan adu penalti, bek Fabio Grosso dan striker Alessandro del Piero menciptakan gol pada menit-menit terakhir babak perpanjangan waktu.
Strategi Marcello Lippi, yang mengubah gaya bertahan Italia dengan menyerang pada perpanjangan waktu 2 x 15 menit, mengejutkan Jerman. Tim asuhan Juergen Klinsmann pun kecolongan dan menuai malu di depan