Minggu, 10/06/2012 03:29
![]() |
| FOTO:Selassie (AFP/Fabrice Coffrini) |
Dilansir oleh Guardian, direktur eksekutif FARE (organisasi yang bertugas mengawasi segala bentuk tindakan rasisme di sepakbola Eropa), Piara Powar, mengatakan bahwa tindakan tersebut muncul ketika Selassie hendak melakukan sepak pojok.
Powar menambahkan bahwa selain menirukan suara monyet, beberapa suporter Rusia tersebut juga didapati mengibarkan bendera "Kekaisaran Rusia" sebagai simbol ultra nasionalisme sayap
kanan radikal di Rusia.
kanan radikal di Rusia.
FARE akan melihat rekaman dua monitor pengawas yang diletakkan di tempatkan di area masing-masing suporter untuk mencari bukti tindakan rasisme tersebut.
"Saat ini kami tengah mencari bukti terkait tindakan rasis para suporter tersebut dan akan segera melaporkannya kepada UEFA," ujar Power.
Tindakan rasisme yang menimpa Selassie adalah kejadian kedua yang terjadi selama Piala Eropa 2012. Sebelumnya, beberapa pemain kulit hitam Belanda juga menjadi korban rasisme oleh segelintir pihak kala mereka sedang melakukan sesi latihan di Krakow, Polandia.
Theodor Gebre Selassie lahir pada 24 Desember 1986. Ia adalah pemain kulit hitam pertama sepanjang sejarah sepakbola Ceko. Bek yang bermain untuk Slovan Liberec FC ini memiliki darah Ethiopia yang berasal dari ayahnya. Sementara ibunya berasal dari Ceko. Debut pertamanya untuk timnas Ceko dimulai sejak 4 Juni 2011, kala Ceko melakukan pertandingan uji coba melawan Perlu yang berakhir 0-0.
Setelah dirinya mendapat perlakuan rasis dari suporter Rusia, ia mengatakan, "Saya tidak menyerah. Saya tidak akan pergi (dari stadion) sampai mereka melemparkan batu kepada saya."
sumber : detik






Tidak ada komentar:
Posting Komentar